DATA SPASIAL DALAM SATU PORTAL

BIG bangun data center raksasa geospasial

Cibinong, Berita Geopasial BIG - Badan Informasi Geospasial (BIG) kini dikoordinasikan olah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), untuk itu BIG berbenah. Berbenah disini berarti BIG mempersiapkan, serta mengkondisikan supaya produk-produk BIG layak dan mencukupi untuk dijadikan dasar dalam perencanaan pembangunan nasional. Apalagi dengan adanya Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) yang didengung-dengungkan selama ini, yaitu satu referensi, satu standar, satu basis data, dan satu geoportal, banyak pemakai data dan pemangku kepentingan yang sudah mulai memahaminya. Seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan terkait Informasi Geospasial (IG) di Indonesia, BIG lantas menyelenggarakan Workshop Internal dengan judul "Status Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial" yang diadakan pada Senin, 25 Januari 2016, bertempat di Aula Utama BIG Cibinong. Workshop tersebut membahas tentang sejauh mana perkembangan Ina-Spatial Data Infrastructure (INA-SDI) dan Sistem Operasionalisasi Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial (PPIG) di lingkungan BIG. Acara ini sendiri dihadiri oleh hampir semua pejabat struktural dan fungsional serta pegawai BIG, dengan jumlah peserta mencapai 100 orang. Dalam sambutannya membuka workshop tersebut, Kepala BIG, Priyadi Kardono menyebutkan bahwa banyak pihak baik pusat maupun daerah yang meminta data ke BIG. "Penting untuk mengetahui bagaimana kesiapan dan ketersediaan data di BIG dalam memenuhi permintaan tersebut", ungkapnya. Maka dari itu, workshop ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dan pemahaman atas permasalahan dalam implementasi IG-Terpadu, serta pemanfaatan Ina-Geoportal untuk para pengguna data dan informasi geospasial secara nasional, khususnya di lingkungan BIG. Menyampung apa yang disampaikan Kepala BIG, Deputi Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) BIG, Yusuf Surachman Djajadihardja sebagai penyelenggara acara, juga menyatakan bahwa seiring dengan banyaknya pertanyaan oleh pimpinan dan pusat-pusat teknis di lingkungan BIG tentang Status dan Implementasi Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial, maka workshop internal ini diadakan untuk memberikan informasi dan pemahaman yang sama tentang infrastruktur baik hardware maupun software. "Tentunya hal itu dalam rangka untuk mensukseskan pengimplementasian Kebijakan Satu Peta (One Map Policy)", tandasnya. Pada acara tersebut, Kepala Pusat PPIG BIG, Khafid, menyampaikan secara umum (overview) bagaimana proses Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial. Disampaikan bahwa ketersediaan Data Geospasial (DG) dan Informasi Geospasial (IG) yang siap pakai di BIG harus segera dituntaskan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Oleh karena itu sangat penting untuk mendorong pemanfaatan DG dan IG secara maksimal. Dengan demikian urgensi ketersedian DG dan IG yang siap pakai dapat dirasakan oleh pihak-pihak produsen DG dan IG. Khafid menyampaikan, "Bersama menata Indonesia menjadi lebih baik, harus segera dimulai dari BIG dengan cara berkomitmen untuk menyediakan DG dan IG siap pakai". Fasilitas IIG harus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, baik itu untuk keperluan internal BIG maupun untuk kebutuhan Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah. Rangkaian acara workshop hari itu terdiri atas pemaparan oleh sejumlah pembicara, diataranya: Kepala Bidang Teknologi Informasi & Komunikasi Geospasial, Rachman Rifai, yang membawakan presentasi tentang "Infrastruktur Informasi Geospasial di BIG", Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Geospasial, Agung Indrajit, yang membawakan presentasi tentang "Design IG-Terpadu dalam Pengelolaan Data dan Informasi Geospasial" dan Kepala Bidang Penyebarluasan IG, Prita Brada Bumi, yang mempresentasikan tentang "Design Penyebarluasan Informasi Geospasial (Layanan Data dari Ina-Geoportal dan Pengembangan Aplikasi)". Selain itu, sejumlah tim teknis dari PPIG juga mempresentasikan sejumlah tema terkait, yakni: Demo IG-Terpadu, Demo Ina-Geoportal, Optimalisasi Pemanfaatan Email @big.go.id, dan GSCC. Melalui kegiatan ini diharapkan proses pengelolaan dan penyebarluasan IG di Indonesia bisa tertata terutama dalam mendukung tercapainya DG dan IG yang akurat untuk mendukung pelaksanaan pembangunan nasional yang berdasarkan Kebijakan Satu Peta. (ATM/LR/TR)